skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
4 Macam Penyakit Kulit Dermatitis Yang Perlu Diketahui

4 Macam Penyakit Kulit Dermatitis Yang Perlu Diketahui

4 Macam Penyakit Kulit Dermatitis Yang Perlu Diketahui – Penyakit Kulit Dermatitis adalah peradangan pada kulit, ditandai dengan ruam gatal kemerahan, yang muncul akibat kontak dengan zat tertentu. Ruam yang muncul akibat peradangan ini tidak menular atau berbahaya, tapi bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderita.

Penyakit Kulit Dermatitis merupakan bagian dari eksim atau eksema, di mana kulit bisa menjadi memerah, kering dan pecah-pecah.

Penyakit Kulit Dermatitis bisa terjadi pada kulit di bagian tubuh mana pun, tapi umumnya dermatitis kontak menyerang kulit tangan dan wajah. Agar pengobatan bisa berjalan sukses, penderita harus mengidentifikasi dan menghindari penyebab munculnya dermatitis kontak pada kulit mereka.

Penyakit Kulit dermatitis memiliki jenis-jenis yang diklasifikasikan berdasarkan beberapa hal. Mulai dari lokasi kelainannya, kondisi, usia, bahkan berdasarkan apa penyebabnya.

Berikut ini jenis-jenis penyakit Kulit dermatitis:

  • Berdasarkan lokasi kelainan, seperti dermatitis manus, dermatitis perioral, dermatits seboroik, dermatitis popok, dermatitis akrodermatits, dermatitis perianial, dermatitis generalisata.
  • Berdasarkan kondisi kelainannya, seperti dermatitis subakut, kronis, dermatitis sika dan dematitis medidans.
  • Berdasarkan usia penderitanya, seperti dermatisis infatil, dsb.
  • Beradasarkan bentuk kelainannya, seperti dermatitis numularis, dsb.

Penyebab Penyakit Kulit dermatitis ini sebenarnya tidak bisa ditentukan secara pasti. Bila ditinjau dari penyebabnya, terdapat empat jenis penyakit dermatitis, yaitu:

1. Dermatitis Seboroik

Sering disingkat dengan Dermatitis Seboroik, merupakan dermatitis yang distribusinya berada di daerah yang kaya kelenjar sabesa. Gejala yang terlihat dengan munculnya bercak merah yang berbatas tegas, terlihat kering atau pun berminyak serta disertai rasa gatal. Namun dalam beberapa kasus ada yang tidak disertai rasa gatal.

Lokasinya pada daerah yang keras dan yang kaya kelenjar minyak dan berbagai lipatan kulit, seperti lipatan hidung, daerah rambut, belakang telinga, alis dan dada. Ketombe adalah salah satu contoh dermatitis seboroik pada orang dewasa.

Penyebabnya sendiri masih belum bisa diketahui secara pasti. Beberapa pakar beranggapan bahwa ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan Dermatitis Seboroik ini. Seperti faktor hormonal, lingkungan, dan genetik.

2. Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik adalah kelainan kulit kategori kronis yang rasanya sangat gatal sekali. Dermatitis atopik dikarenakan adanya kelainan genetik atau adanya penyakit turunan. Dengan terbentuknya antibodi imunoglobulin E.

Biasanya diserang pada saat bayi atau pada saat anak-anak. Gejalanya adalah radang pada kulit disertai rasa gatal. Banyak faktor yang memicu timbulnya dermatitis atopik, pemicunya seperti:

  • Alergi makanan tertentu
  • Alergen hirup
  • Alergen berbagai bahan iritan
  • Faktor tekanan pikiran dan stress

3. Dermatitis Kontak

Atau bisa disingkat Dermatitis Kontak, terjadinya disebabkan adanya reaksi kekebalan yang tertunda akibat kontak kulit dengan senyawa alergenik dan dalam waktu 48 jam setelah paparan terjadi, akan dapat menimbulkan radang kulit. Dermatitis kontak sendiri memiliki 3 jenis jika di dasarkan atas penyebabnya.

3 jenis dermatitis kontak adalah sbb:

a. DK Iritan

Beberapa penyebabnya adalah ketika kulit kamu bersentuhan dengan bahan iritan seperti:

  • Detergen yang tidak cocok dengan kulit
  • Pembersih peralatan rumah tangga

b. DK Alergik

Disingkat DKA, bisa terjadi karena respon alergik yang terjadi akibat kontak antara kulit dengan bahan-bahan sensitiser. Umumnya terjadi pada orang dewasa dan bayi. Bahan yang bersifat alergen tersebut seperti:

  • Pewangi pakaian,
  • Parfum
  • Pewarna
  • Nikel
  • Obat-obatan

c. Reaksi Fototoksik / Fotoalergik

Reaksi fototoksik ini dipicu oleh adanya pengaruh kontak tabir surya. Sedangkan reaksi fotoalergik dipicu oleh kontak lokal. Reaksi fototoksik dan fotoalergik ini di picu oleh bahan-bahan seperti:

  • Beberapa jenis pewarna seperti biru toluidin, merah muda, tar, dsb.
  • Parfum
  • Musk amrette pada body lotion
  • Lisptik
  • Tonik rambut

4. Dermatitis Numularis

Dermatitis Numularis gejalanya berupa bintil-bintil berair dan terasa gatal. Kadang juga bersisik, bentuknya bulat-bulat, dan memiliki batas-batas yang tegas. Sesuai dengan namanya nurmularis, yang mana memiliki arti koin kecil-kecil.

Bentuk dermatitisnya bisa dilihat pada tangan dan lengan. Biasanya lebih banyak dialami oleh orang dewasa. Dermatitis nurmunalis sifatnya kambuh-kambuhan. Dimana lesi awal yang pernah timbul dan hilang, bisa muncul kembali.

Apa Itu Damagecare?

Damagecare adalah Obat Penyakit Kulit dan Kelamin formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kulit dan kelamin.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat Damagecare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Damagecare memiliki kandungan antiseptik dan antibiotik alami yang mampu memperbaiki sel anomali maupun rusak, meregenerasi sel dengan cepat, serta memperkuat sel sehat.